
Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang berhasil mengembangkan Sistem Aplikasi Web “SIPADU HOK” sebagai platform Manajemen Pembelajaran dan Akademik di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) House Of Knowledge. Pengembangan sistem ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital pada sektor pendidikan, khususnya bagi sekolah inklusif dan kesetaraan.
Pengembangan sistem ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan kegiatan akademik Project Work yang berlangsung selama tujuh bulan dan telah diselesaikan pada tanggal 29 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di PKBM House Of Knowledge yang berlokasi di Komplek Ruko Reni Jaya Baru Jl. Ketapang III Blok AF 5 No 22-23 Pamulang Barat, Tangerang Selatan. Proyek pengembangan ini melibatkan kolaborasi tiga mahasiswa Universitas Pamulang, yaitu Irent Berliana Agustin, Tabah Ujianto, dan Yayan Wahyudi, bersama pimpinan, guru dan staf PKBM House Of Knowledge setempat.
Sebelum proses pengembangan dimulai, tim mahasiswa mengidentifikasi berbagai permasalahan melalui analisis kebutuhan. Diketahui bahwa proses manajemen akademik dan administrasi pendukung kelas online masih dijalankan secara konvensional. Aktivitas seperti distribusi materi, pengelolaan tugas, pencatatan absensi, hingga pemantauan pembayaran masih sangat bergantung pada proses manual dan platform pesan singkat (WhatsApp). Hal ini mengakibatkan data menjadi tersebar, alur komunikasi kurang efektif, dan tingginya beban administrasi bagi pengajar.


Untuk mengatasi kendala tersebut, tim mahasiswa merancang dan membangun platform terpadu menggunakan metode Prototyping. Metode ini dipilih karena sangat relevan untuk memfasilitasi umpan balik pengguna secara cepat melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan arsitektur dan antarmuka, implementasi kode, hingga pengujian iteratif.
Sistem “SIPADU HOK” yang dikembangkan mengintegrasikan fungsi Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) dan Sistem Informasi Akademik (SIA) dalam satu wadah. Aplikasi ini memiliki berbagai fitur operasional yang masif, dengan pembagian hak akses untuk 9 role berbeda, di antaranya Admin, Ketua PKBM, Wakil Kepala, Sekretaris, Bendahara, Wali Kelas, Guru Pengajar, Siswa, hingga Wali Siswa. Beberapa modul utamanya meliputi presensi otomatis, pengerjaan kuis dan tugas di ruang kelas virtual, rekapitulasi e-Rapor, serta manajemen jadwal. Sistem ini juga tampil modern dengan dukungan integrasi gerbang pembayaran (payment gateway) Midtrans untuk pelunasan tagihan secara real-time, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) API Groq Cloud untuk asisten chatbot dan pembuat soal otomatis (Question Generator).
Untuk memastikan kualitas dan keandalan sistem, aplikasi diuji menggunakan metode Black Box Testing. Hasil pengujian pada setiap fungsi modul menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan sangat baik dan siap diimplementasikan untuk operasional harian sekolah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Pamulang tidak hanya mengimplementasikan ilmu rekayasa perangkat lunak dari bangku perkuliahan, tetapi juga memberikan solusi digitalisasi yang berdampak nyata. Diharapkan, kehadiran SIPADUHOK mampu menciptakan ekosistem belajar yang lebih terorganisir, mempercepat proses administrasi, serta meningkatkan transparansi interaksi antara guru, siswa, dan orang tua/wali siswa di PKBM House Of Knowledge.
Pengembangan sistem ini menjadi salah satu bentuk implementasi keilmuan di bidang teknologi informasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat pendidikan di Indonesia.
Penulis: Irent Berliana Agustin
Tags
SIPADUHOK, PKBM House Of Knowledge, Universitas Pamulang, Teknik Informatika, Sistem Informasi Akademik.