Tangerang Selatan — Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika S1 Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan kerja praktik di SMKN 2 Kota Tangerang Selatan melalui pengembangan sistem Learning Management System (LMS) berbasis web. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk implementasi keilmuan mahasiswa dalam membantu proses digitalisasi pembelajaran dan monitoring akademik di lingkungan sekolah.

SMKN 2 Kota Tangerang Selatan sebagai mitra pelaksanaan kerja praktik implementasi LMS berbasis web.
Project yang dijalankan mengangkat tema “Implementasi Pembuatan System LMS (Learning Management System) Berbasis Web pada SMKN 2 Kota Tangerang Selatan.” Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang, yaitu Muhammad Iqbal sebagai ketua dan Sultan Saukah Ibrahim sebagai anggota.
Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang bersama pembimbing satuan kerja praktik dalam kegiatan implementasi LMS berbasis web di SMKN 2 Kota Tangerang Selatan.
Pengembangan LMS ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan sekolah dalam mengelola proses pembelajaran secara lebih efektif, terstruktur, dan terdokumentasi secara digital. Berdasarkan hasil observasi, proses presensi guru di kelas sebelumnya masih dilakukan secara manual menggunakan jurnal kelas berbasis kertas. Alur tersebut melibatkan bidang kurikulum, guru piket, ketua kelas, hingga guru mata pelajaran. Kondisi ini dinilai kurang efisien karena berpotensi menimbulkan keterlambatan rekapitulasi data, ketidaksesuaian laporan, serta risiko kehilangan atau kerusakan dokumen.

Tim mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang, Muhammad Iqbal dan Sultan Saukah Ibrahim, saat melaksanakan kerja praktik pengembangan Learning Management System (LMS) berbasis web di SMKN 2 Kota Tangerang Selatan.
Selain presensi guru, pelaporan materi pembelajaran juga belum sepenuhnya terintegrasi dalam satu sistem. Sebagian pengumpulan materi memang sudah menggunakan media digital seperti Google Drive, namun penggunaannya masih terpisah dari sistem presensi, jurnal siswa, dan monitoring kurikulum. Akibatnya, pihak kurikulum masih membutuhkan waktu lebih lama untuk mencocokkan data kehadiran guru, materi pembelajaran, jurnal kelas, serta laporan kegiatan belajar mengajar.
Melalui project ini, tim mahasiswa merancang sistem LMS berbasis web yang dapat digunakan oleh beberapa pengguna, yaitu administrator, guru, siswa, dan bidang kurikulum. Sistem ini memiliki berbagai fitur utama, seperti login sesuai hak akses, pengelolaan data guru dan siswa, pengelolaan kelas, mata pelajaran, jadwal, presensi guru, input materi pembelajaran, jurnal siswa, pretest, posttest, kuesioner guru, monitoring kurikulum, serta laporan digital.
Bagi guru, sistem ini memudahkan proses presensi mengajar, penginputan materi, pembuatan evaluasi pembelajaran, serta pemantauan jurnal siswa. Sementara itu, siswa dapat menggunakan sistem untuk melihat jadwal pelajaran, melihat absensi berdasarkan mata pelajaran, mengisi jurnal pembelajaran, mengerjakan pretest dan posttest, serta memberikan umpan balik melalui kuesioner guru.
Dari sisi bidang kurikulum, LMS berbasis web ini membantu proses monitoring kegiatan pembelajaran secara lebih cepat dan akurat. Data presensi guru, materi pembelajaran, jurnal siswa, evaluasi, dan laporan dapat dipantau melalui sistem sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dokumen manual. Sistem ini juga mendukung penyajian laporan dalam format digital seperti Excel atau PDF.

Dokumentasi tim kerja praktik Universitas Pamulang dalam project pengembangan LMS berbasis web di SMKN 2 Kota Tangerang Selatan.
Dalam proses pengembangannya, tim menggunakan metode Waterfall, yaitu metode pengembangan sistem yang dilakukan secara bertahap mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Perancangan sistem juga dilengkapi dengan pemodelan seperti activity diagram, use case diagram, sequence diagram, flowchart, rancangan basis data, dan struktur tabel.

Dokumentasi tim kerja praktik Universitas Pamulang dalam project pengembangan LMS berbasis web di SMKN 2 Kota Tangerang Selatan.
Hasil implementasi menunjukkan bahwa LMS berbasis web ini mampu menjadi solusi terhadap beberapa permasalahan yang sebelumnya terjadi di lingkungan sekolah. Sistem dapat membantu mengurangi penggunaan kertas, mempercepat proses pengolahan data, meningkatkan keteraturan dokumentasi pembelajaran, serta mendukung transparansi monitoring akademik.
Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode black box testing, fitur utama sistem dinyatakan berjalan sesuai dengan fungsi yang diharapkan. Sistem mampu menerima input, memproses data, dan menghasilkan output sesuai kebutuhan pengguna.
Dengan adanya implementasi LMS berbasis web ini, diharapkan SMKN 2 Kota Tangerang Selatan dapat semakin terbantu dalam proses digitalisasi pembelajaran. Project ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan untuk menjawab kebutuhan mitra di dunia pendidikan.
Ke depan, sistem ini masih dapat dikembangkan lebih lanjut, seperti penambahan fitur notifikasi, integrasi dengan sistem akademik lain, peningkatan keamanan data, serta pengembangan versi aplikasi mobile agar lebih mudah diakses melalui smartphone.