Sawangan, Depok — Transformasi digital di sektor kuliner terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan layanan yang cepat dan praktis. Inovasi terbaru hadir dari dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika S1 dari Universitas Pamulang, yaitu Syarif dan Yoseph, yang berhasil merancang sistem reservasi dan pemesanan menu berbasis web di Rumah Makan Saung Tiga.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan kerja praktik yang bertujuan untuk menerapkan ilmu teknologi informasi secara langsung di dunia usaha. Rumah Makan Saung Tiga dipilih sebagai objek penelitian karena masih menggunakan metode konvensional dalam melayani pelanggan, khususnya dalam proses pemesanan dan reservasi tempat.
Sebelum adanya sistem ini, pelanggan yang ingin memesan makanan atau melakukan reservasi harus datang langsung ke lokasi atau melakukan pemesanan secara manual melalui pencatatan oleh pihak rumah makan. Kondisi ini dinilai kurang efisien, terutama saat jam ramai, karena sering menimbulkan antrean panjang, kesalahan pesanan, hingga keterbatasan dalam pengelolaan reservasi.
“Kalau lagi ramai, pelanggan harus menunggu lama hanya untuk pesan atau memastikan ketersediaan tempat. Kadang juga ada pesanan yang tertukar karena pencatatan manual,” ujar salah satu staf Rumah Makan Saung Tiga.
Melihat kondisi tersebut, Syarif dan Yoseph kemudian mengembangkan sebuah sistem berbasis web yang memungkinkan pelanggan untuk melakukan reservasi tempat sekaligus memesan menu secara online sebelum datang ke lokasi.
Melalui sistem ini, pelanggan dapat mengakses website Rumah Makan Saung Tiga, melihat daftar menu yang tersedia, memilih makanan dan minuman, serta menentukan waktu kedatangan. Selain itu, pelanggan juga dapat melakukan reservasi meja sesuai kebutuhan, sehingga tidak perlu khawatir kehabisan tempat saat datang.
Sistem ini juga dirancang untuk memberikan kemudahan dalam proses transaksi. Dengan adanya fitur pemesanan terlebih dahulu, pihak rumah makan dapat mempersiapkan pesanan lebih awal sehingga waktu tunggu pelanggan menjadi lebih singkat.
Syarif menjelaskan bahwa sistem ini dirancang dengan fokus pada kemudahan penggunaan dan efisiensi layanan. “Kami ingin membuat sistem yang sederhana namun benar-benar membantu, baik untuk pihak rumah makan maupun pelanggan. Jadi semuanya dibuat praktis dan mudah diakses,” ujarnya.
Sementara itu, Yoseph menambahkan bahwa sistem ini juga membantu meningkatkan akurasi dalam pengelolaan pesanan. “Dengan sistem ini, data pesanan tercatat secara otomatis sehingga meminimalisir kesalahan yang sering terjadi pada pencatatan manual,” jelasnya.


Dari sisi pengelola, sistem ini dilengkapi dengan fitur monitoring pesanan dan reservasi yang masuk secara real-time. Hal ini memudahkan admin dalam mengatur jadwal, mengelola pesanan, serta memberikan pelayanan yang lebih terstruktur.
Pemilik Rumah Makan Saung Tiga menyambut baik inovasi tersebut. Ia menilai bahwa sistem ini memberikan perubahan signifikan dalam cara melayani pelanggan, terutama dalam menghadapi kondisi ramai.
“Sekarang pelanggan bisa pesan dulu dari rumah. Jadi saat datang, pesanan sudah siap atau setidaknya sudah diproses. Ini sangat membantu mempercepat pelayanan,” ungkapnya.
Sejak mulai diterapkan, sistem ini memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Antrean menjadi lebih teratur, kesalahan pesanan dapat dikurangi, serta proses pelayanan menjadi lebih cepat dan sistematis.
Selain itu, sistem berbasis web ini juga memberikan fleksibilitas bagi pelanggan karena dapat diakses kapan saja dan dari mana saja menggunakan perangkat seperti smartphone atau laptop.
Ke depan, sistem ini direncanakan akan terus dikembangkan dengan penambahan fitur seperti integrasi pembayaran online, notifikasi otomatis kepada pelanggan, serta sistem manajemen antrian yang lebih canggih.


Implementasi sistem reservasi dan pemesanan berbasis web ini menunjukkan bahwa digitalisasi mampu menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas layanan di sektor kuliner. Rumah Makan Saung Tiga di Sawangan, Depok, diharapkan dapat terus berkembang dan bersaing di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kecepatan dan kemudahan layanan.Bottom of Form