Perkembangan teknologi informasi mendorong dunia pendidikan untuk terus beradaptasi dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Salah satu tantangan yang masih dihadapi oleh sekolah menengah kejuruan adalah pengelolaan dan distribusi materi pembelajaran yang belum terintegrasi secara digital. Kondisi tersebut juga ditemukan di SMKN 12 Kabupaten Tangerang, di mana penyampaian modul pembelajaran masih banyak dilakukan secara manual melalui pesan instan atau dokumen cetak sehingga materi sulit terdokumentasi dan tidak terorganisir dengan baik.
Menjawab permasalahan tersebut, sekelompok mahasiswa Program Studi Teknik Informatika S1 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “Perancangan dan Pengembangan Sistem Akses Modul Pembelajaran Berbasis Website untuk Meningkatkan Digitalisasi Pendidikan di SMKN 12 Kabupaten Tangerang.” Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan solusi digital berupa website yang dapat digunakan sebagai pusat akses modul pembelajaran bagi guru dan siswa.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan sasaran utama para guru SMKN 12 Kabupaten Tangerang sebagai pengelola materi pembelajaran, serta siswa sebagai pengguna akhir sistem. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan bahwa proses pembelajaran masih bergantung pada distribusi materi melalui grup pesan instan atau fotokopi, yang menyebabkan materi sering tercecer, sulit diakses kembali, serta tidak terdokumentasi secara sistematis. Hal tersebut berdampak pada kurang optimalnya proses belajar, khususnya bagi siswa yang berhalangan hadir di kelas.

Sebagai solusi, tim PKM merancang dan mengembangkan sistem akses modul pembelajaran berbasis website menggunakan platform Google Sites. Website ini dirancang sebagai media terpusat untuk penyimpanan dan distribusi materi pembelajaran yang terstruktur berdasarkan jurusan dan mata pelajaran. Dalam perancangannya, sistem dilengkapi dengan menu utama seperti beranda, kalender akademik, ekstrakurikuler, galeri, serta navigasi menuju masing-masing program keahlian di SMKN 12 Kabupaten Tangerang, antara lain Teknik Sepeda Motor, Rekayasa Perangkat Lunak, Bisnis Digital, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, serta Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan.
Proses pelaksanaan PKM diawali dengan tahap persiapan yang meliputi koordinasi dengan pihak sekolah, observasi kondisi lapangan, penyusunan kebutuhan sistem, serta pembagian tugas antar anggota tim. Selanjutnya, dilakukan tahap perancangan sistem yang berfokus pada desain antarmuka website agar mudah digunakan oleh guru dan siswa. Tampilan website dibuat sederhana, responsif, dan dapat diakses melalui berbagai perangkat seperti laptop dan smartphone.
Pada tahap pengembangan, website diintegrasikan dengan Google Drive milik guru sebagai media penyimpanan modul pembelajaran. Integrasi ini memungkinkan guru untuk mengunggah, memperbarui, dan mengelola materi secara mandiri tanpa harus mengubah struktur utama website. Selain itu, tim PKM juga menyusun template halaman mata pelajaran agar pengelolaan materi dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Setelah pengembangan selesai, dilakukan uji coba internal dan uji coba lapangan yang melibatkan guru dan siswa secara langsung. Guru diberikan pendampingan dalam mengunggah dan mengelola modul pembelajaran, sementara siswa diminta untuk mengakses dan mengunduh materi melalui website. Hasil uji coba menunjukkan bahwa website dapat diakses dengan baik, navigasi mudah dipahami, serta modul pembelajaran dapat diunduh tanpa kendala berarti.

Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan dampak positif terhadap proses pembelajaran di SMKN 12 Kabupaten Tangerang. Guru merasa terbantu dengan adanya media terpusat untuk menyimpan dan membagikan materi pembelajaran tanpa perlu mengirim ulang file berkali-kali. Sementara itu, siswa mendapatkan kemudahan dalam mengakses materi kapan saja dan di mana saja, sehingga mendukung kemandirian belajar.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa Universitas Pamulang yang terdiri dari Muhammad Gading Herlambang S., Ahmad Daffa Herdian, Aura Indri Aprilia, Gloria Ageng Larasati, Lovita Rosiyane Endang, Muhamad Wahyu Ramadhan, Mohamad Kendis Prasetya, dan Shellawati Nabila, dengan bimbingan dosen Tio Andrian, S.T., S.Kom. Seluruh anggota tim berperan aktif dalam perancangan sistem, pengembangan website, dokumentasi kegiatan, serta pendampingan kepada mitra.
Secara keseluruhan, pengembangan sistem akses modul pembelajaran berbasis website ini menjadi langkah awal dalam mendorong digitalisasi pendidikan di SMKN 12 Kabupaten Tangerang. Website yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai media pendukung pembelajaran serta menjadi fondasi bagi pengembangan sistem pembelajaran digital yang lebih inovatif di masa mendatang
