Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Kerja Praktek di PT Primelink Communication dengan fokus pada perancangan sistem informasi manajemen inventori perangkat jaringan berbasis web. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga bulan, mulai 13 Oktober hingga 5 Desember 2025, sebagai bagian dari syarat akademik mata kuliah Kerja Praktek.
Latar belakang kegiatan ini berangkat dari permasalahan pengelolaan inventaris yang masih dilakukan secara manual dan semi-manual, seperti pencatatan menggunakan buku fisik dan spreadsheet. Kondisi tersebut menyebabkan berbagai kendala, antara lain ketidaksesuaian data stok dengan kondisi fisik di gudang, keterlambatan pembaruan data, serta kesulitan dalam melacak riwayat penggunaan dan perbaikan perangkat jaringan.

Melalui kegiatan kerja praktek ini, mahasiswa merancang sebuah sistem informasi berbasis web yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan inventaris. Sistem yang dikembangkan mencakup fitur pencatatan perangkat masuk, peminjaman, pengembalian, perbaikan, serta penyajian laporan inventaris secara terpusat dan real-time.
Pengembangan sistem dilakukan menggunakan framework PHP CodeIgniter dan database MySQL dengan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall. Perancangan sistem meliputi pemodelan UML seperti use case diagram, activity diagram, sequence diagram, serta perancangan basis data melalui Entity Relationship Diagram (ERD). Sistem juga dilengkapi dengan pengaturan hak akses berbasis peran (Role-Based Access Control) untuk Admin, Staf Gudang, dan Teknisi.

Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil menggantikan proses pencatatan manual dengan sistem terkomputerisasi yang lebih terstruktur, akurat, dan mudah diakses. Pengujian sistem melalui metode black box menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional, mulai dari login pengguna hingga pengelolaan laporan inventaris.
Dengan adanya sistem ini, PT Primelink Communication diharapkan dapat mengelola aset perangkat jaringan secara lebih efektif, meminimalkan risiko kehilangan data maupun aset, serta meningkatkan kualitas layanan operasional perusahaan. Mahasiswa juga memberikan rekomendasi agar sistem ke depannya dapat diimplementasikan secara online agar dapat diakses langsung oleh teknisi lapangan melalui perangkat mobile.