Depok — Tim mahasiswa Program Studi Teknik Informatika S-1, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di YPS Bengkel Puja dengan fokus pada perancangan dan implementasi aplikasi web berupa admin dashboard dan sistem booking untuk mengoptimalkan pelayanan serta pengelolaan antrean bengkel. Kegiatan ini diarahkan untuk menghadirkan solusi digital yang mempermudah proses administrasi layanan, meningkatkan kenyamanan pelanggan, dan mendukung tata kelola antrean yang lebih tertib dan efisien.
Kegiatan PkM ini berangkat dari kondisi operasional bengkel yang sebelumnya masih banyak mengandalkan pencatatan manual, baik dalam pengelolaan antrean, pendataan pelanggan, maupun pencatatan riwayat layanan kendaraan. Pola manual tersebut berpotensi menimbulkan antrean menumpuk, ketidakpastian waktu tunggu, serta kesulitan dalam melakukan rekapitulasi data layanan secara berkala. Melihat kebutuhan tersebut, tim mahasiswa bersama dosen pembimbing berinisiatif merancang sebuah sistem informasi berbasis web yang dapat menjawab tantangan tersebut melalui pendekatan teknologi yang praktis dan mudah diadopsi.
Aplikasi yang dikembangkan terdiri dari dua komponen utama, yaitu admin dashboard dan sistem booking online. Admin dashboard dirancang sebagai pusat kendali bagi pihak YPS Bengkel Puja untuk mengelola data antrean, mencatat identitas pelanggan dan kendaraan, memantau status layanan, hingga mengatur pembagian tugas mekanik secara lebih terstruktur. Sementara itu, sistem booking memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan jadwal servis kendaraan secara daring, sehingga mereka dapat memilih waktu kunjungan yang lebih pasti tanpa harus menunggu terlalu lama di lokasi bengkel.
Proses pelaksanaan PkM dilakukan melalui beberapa tahapan yang sistematis, mulai dari observasi dan analisis kebutuhan di YPS Bengkel Puja, perancangan alur sistem, pengembangan aplikasi web, hingga tahap implementasi dan uji coba. Pada tahap awal, tim melakukan wawancara dan pemetaan alur kerja bengkel untuk memastikan fitur-fitur yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan. Hasil pemetaan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam rancangan antarmuka yang sederhana dan user-friendly, sehingga dapat digunakan dengan mudah oleh staf bengkel yang sebelumnya belum terbiasa dengan sistem digital.

Tidak hanya membangun sistem, tim PkM juga menyelenggarakan sesi pelatihan dan pendampingan bagi pihak YPS Bengkel Puja. Dalam sesi ini, staf bengkel diperkenalkan dengan cara mengakses admin dashboard, menginput data pelanggan, mengelola antrean, serta memproses booking yang masuk dari pelanggan. Melalui simulasi langsung, pihak bengkel diberi kesempatan untuk mencoba seluruh fitur yang tersedia dan menyampaikan masukan, sehingga sistem dapat disesuaikan agar semakin nyaman digunakan dalam operasional sehari-hari.
Respon positif datang dari pihak mitra yang melihat kehadiran aplikasi ini sebagai langkah maju menuju pengelolaan bengkel yang lebih modern dan profesional. Pencatatan data secara digital dinilai akan membantu dalam menyusun laporan layanan, memantau tren kedatangan pelanggan, serta merencanakan strategi peningkatan kualitas pelayanan ke depan. Selain itu, kemudahan bagi pelanggan dalam melakukan booking diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas terhadap YPS Bengkel Puja.

Dosen pembimbing kegiatan menekankan bahwa program PkM ini menjadi sarana pembelajaran yang aplikatif bagi mahasiswa, sekaligus membawa dampak nyata bagi mitra di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis dalam pengembangan aplikasi web, tetapi juga belajar memahami kebutuhan pengguna, berkomunikasi dengan mitra, dan menerapkan teknologi sebagai solusi nyata di lingkungan usaha jasa.
Melalui perancangan dan implementasi aplikasi web (admin dashboard dan sistem booking) di YPS Bengkel Puja, kegiatan PkM ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya pengelolaan antrean yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan. Program ini sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dapat melahirkan inovasi yang relevan, solutif, dan memberikan nilai tambah bagi pelayanan kepada masyarakat di era digital.